Showing posts with label my journey. Show all posts
Showing posts with label my journey. Show all posts

Sapa Gawe Bakal Nganggo

Sapa gawe bakal nganggo mempunyai arti siapa yang berbuat akan memakai/menanggung akibatnya.

Sapa gawe bakal nganggo have meaning who do will wear / bear the consequences.

Jadi segala sesuatu yang diperbuat pasti menimbulkan tanggung jawab yang harus ditanggung sebagai resiko sebuah perbuatan/pekerjaan.
Pesan yang ingin disampaikan adalah selalu berhati-hati dalam melangkah dengan pertimbangan yang akan membawa kebaikan.

So everything that is certainly raises the responsibility to be borne as an act of the risk / work.
The message is to always want to be careful in their consideration that will be good.

Baca Selengkapnya...

Amemayu Hayuning Bawono

Amemayu Hayuning Bawono mempunyai arti "Mempercantik Kecantikan Dunia"
Amemayu Hayuning Bawono have meaning "Beautifying Beauty World"

Pesan: Marilah kita bersama-sama menjaga kesejahteraan dan keindahan dunia, jangan merusak segala keindahan yang diberikan sang Pencipta.


Message: Let us together to maintain prosperity and beauty of the world, do not destroy all the beauty of the Creator.

Baca Selengkapnya...

About Learning

Tentang Belajar
"Not learning to do before, but the study while conducting"

"Bukan belajar sebelum melakukan, tapi belajarlah sambil melakukan"
(mario teguh)


Baca Selengkapnya...

KEBURUKAN MORAL

Menurut Al Naraqi ada beberapa macam keburukan moral yang mesti kita waspadai. Disamping itu juga ada lawan dari keburukan moral tersebut. Seperti dibawah ini:


KekuranganPertengahanKelebihan
bodohbijaksanalicik
pengecutberaniberingas
lesusuciserakah
taklukadilzalim



Bodoh, kekurangan akan kebijaksanaan, yakni tidak menggunakan kekuatan akal untuk memahami sifat dari hal-hal.

Licik, penggunaan yang berlebihan atas akal, yaitu menggunakan daya akal dalam hal yang tidak layak/berlebihan.

Pengecut, kekurangan akan keberanian, yalni takut dan ragu-ragu dalam keadaan yang menuntut keberanian dan ketegasan serta tidak beralasan untuk takut.

Beringas, kelebihan dalam hal keberanian, yakni bertindak membabi buta, padahal hal itu tidak semestinya.

Lesu, ialah keadaan kurang akan sesuatu yang titiknya adalah kesucian diri, yakni tidak menggunakan hal-hal yang dibutuhkan jasmani.

Serakah, adalah ujung lain dari kesucian nafsu,yakni melampaui batas dalam kegiatan sexual, makan minum dan kesenangan-kesenangan badan lainnya.

Takluk, kekurangan sesuatu yang titik tengahnya adalah keadilan, yaitu mau ditindas dan dizalimi.

Zalim, suatu ujung lain yang berlawan dengan tunduk, yakni menindas, baik diri sendiri maupun orang lain.

Semoga bermanfaat bagi kita yang ingin mengembangkan diri.


Baca Selengkapnya...

Istiqomah

The long journey to write a book of my life..
Too short to understand for making a movie..
Believe on God and get the felicity..

Jalan lurus yang panjang itu bukan tidak mungkin berbatu dan berlubang. Batu kecil sekalipun pasti akan membuat getaran nada sumbang ketika nanyian telah disenandungkan. Lubang yang diisi tempat berlindung bagi kesalahan menerangi pejalan lain dengan memberikan pelajaran bagi diri sendiri. Namun semuanya adalah hakiki sebuah kehidupan. Manusia tempat segala kesalahan dan itu dimaklumi-Nya. Namun adakah kita selalu ingin pada jalan lurus yang tak berbatu dan tak berlubang?

Kekuatan keyakinan untuk terus melangkah pada jalan kebaikan itulah kunci menuju keinginan dan cita mulia, buah dari keberhasilan. Berbagai ambisi yang menggebu pasti akan sangat menyesakkan dada untuk segera menemui hasil besar yang didambakan nafs manusia. Namun energi yang didapatkan dari NUR SEJATI akan lebih baik dibandingkan apapun. Ikuti jalan ruh dan dekatkan diri pada Penghembus RUH. Maka akan diberikan kesejukan murni yang akan menuntun nurani pada kejayaan kebahagiaan hakiki.

Tetaplah kuat menghadapi segala cobaan yang akan membuat kesetabilan nafs dan kekuatan Ruh dalam bersinergi dengan tubuh yang lemah ini. Tubuh ini akan menopang dan menjadi tiang penyangga nafs dan menjaga kemurnian ruh untuk mencapai apa yang dicitakan insan dan apa yang diperintahkan Sang Penghembus untuk kekalifahan dunia ini.

Apapun peran yang dipilih dan dimainkan adalah penunjukan untuk itu bermainlah dengan semestinya. Tetap pada jalan lentera hati dan petunjuk Sang Pengatur.

Tetap pada jalan kebaikan menjadikan kemenangan untuk mencapai kebahagiaan yang didambakan.

Sudahkah bersiap untuk Istiqomah?

19 sept 2008
9:07

In English:

Long straight road that is not and may have perforated. Even a small stone makes vibration discordant tone when nanyian has disenandungkan. The hole is filled shelters for the error with another pedestrian light to provide for themselves. However, all is a real life. Human error and any place which is His. However, there we always want to go straight on the road and have not perforated?

Strength of conviction to continue to step on the road that is the key to the good wishes and noble ideals, the fruit of success. Many of ambition, which contains will very soon have to find a chest results of the binding regulations set by the human nafs. However, the energy obtained from the NUR SEJATI will be better than anything. Follow the road closer spirits and self-blower in the Spirit. But given the cool, pure conscience that will lead to the triumph of true happiness.

Stay strong face any trial that will make stabilization nafs and the power of the Spirit in harmony with the body that is weak. This will sustain the body and become a pillar buffer nafs and maintain the purity spirits to achieve what created man, and what are the bellows for kekalifahan this world.

Whatever role that is selected and played for the appointment Since the operation. Stay on the road singing and guide the user.

Stay on the road makes good victory for the binding regulations set by achieving happiness.

Have ready to Istiqomah?

Baca Selengkapnya...

Rencana

Biarkan Rencanamu itu bekerja sesuai waktunya,
jangan dipaksakan karena akan menyiksa diri sendiri.

Keinginan yang meruah tumpah untuk memberdayakan seluruh kekuatan akal budi dan tenaga menuju sebuah cita mulia demi kemakmuran dan kebahagiaan sesama dan diri. Semua strategi dilaksanakan dengan mengkaji berbagai teori dan pengalaman hidup. Keunggulan batiniah menjadi sebuah intuisi logis yang didapat seorang hamba dalam merencanakan dan mengambil keputusan. Manusia berencana, selanjutnya?

Bumi, langit dan alam, berputar sesuai garis perputaran dalam kungkungan dimensi ruang dan waktu. Sungguh sangat berbeda dengan kebesaran Sang Penciptanya yang tanpa batas merencanakan dalam janji dan dijanji oleh mahluk-Nya. Keyakinan tentang penetapan jalan yang mesti ditempuh dalam batas akal dan fikiran.

Berencanalah, tapi Aku lebih tahu Rencana-Ku!

Alam telah mengajarkan kepada kita untuk melihat analogi nyata bahwa segala sesuatu selalu berproses dan berjenjang. Tidak akan ada sesuatu yang tiba-tiba terjadi dan menjadi kebaikan. Kuasa-Nya tidak akan bisa ditandingi oleh apapun ciptaan-Nya.

Rencana manusia membutuhkan proses dalam dimensi ruang dan waktu untuk bekerja sesuai dengan hasil yang akan diraihnya. Kesuksesan merupakan buah kesabaran dalam merawat dan menjalankan rencana secara istiqomah (tetap pada jalan kebaikan) sampai akhir pada tujuan. Dan tidak ada akhir. Kecuali diakhiri oleh berhentinya perputaran bumi.

Beban yang teramat berat menanggung kemampuan diluar batas pencapaian yang dicapai oleh akal. Akan terasa sangat berat dengan pemberatan yang dilakukan diri sendiri. Persepsi diri tentang kesabaran tidaklah dengan begitu saja menjadikan manusia tiba-tiba menjadi mulia. Akan sakit dan sangat menyakitkan. Ingatlah, semuanya pasti membutuhkan waktu untuk tumbuh. Biarkanlah tumbuh dengan sempurna dengan kekuatan yang ada. Jangan biarkan semuanya mati sebelum mati.

Berencanalah, dan biarkan tumbuh, dengan demikian keseimbangan alam akan tercapai dan mencapai kehidupan panjang untuk dunia ini. Selalu ingat sesuai dengan izin-Nya.

Sudahkah anda siap untuk berencana?

18 sept 2008
20:36

in english:

Leave it plans to work according to time,
because it will not be forced punish yourself.

The desire to pour spilled empower the whole intellect and energy to a noble ideals for the prosperity and happiness and fellow self. All examine the strategies implemented by various theories and experiences of life. Moral superiority to be a logical intuition is a servant in the plan and make decisions. Human plan, then?

Earth, sky and nature, according rotating line turnaround in dimensions border of space and time. Indeed very different from the grandeur of the resultant limit without a plan in the promise and promised by His Creature. Confidence about the determination of the boundary must be in the intellect and mind.

Go Plan, but the more I know My plan?

Nature has taught us to see the real analogy that all things always berproses and steps. Not that there will be something that happens suddenly and become good. His power will not be any matched by His creation.

Plan requires a process in the human dimensions of space and time to work in accordance with the results of reached will. The success is the fruit of patience and caring plans to run in istiqomah (stay on the good way) until the end of the destination. And there is no end. Unless the stoppage ended by the earth rotation.

The burden is beyond the ability to bear the weight limit for the achievement attained by the intellect. Will feel very heavy weighting with the self. Perceptions about themselves with such patience is not only made the man suddenly becomes noble. Will be painful and very painful. Remember, everything would need time to grow. Let grow perfectly with the existing strength. Do not let it die before they die.

Go Plan, and allow to grow, so the natural balance will be achieved and to achieve long life of this world. Always remember accordance with His permission.

Have you prepared for the plan?

Baca Selengkapnya...

Hidup ini sebuah perjalanan.. maka berhentilah

Roda ini berputar tanpa henti menanti bebatuan yang melonjongkan. Retak dan kerak dihalus dan dibersih. Tarikan kehidupan dipacu berseteru dengan nafas yang tersengal menanti sejuknya pundi keberuntungan penyejuk dahaga. Berhentilah! Atau paksakan saja dan mati! Sekeras itukah kehidupan?

Keras bagai batu yang tersentuk titik-titik air yang jatuh tanpa lelah melapukkan dan melubang. Ada awal ada akhir. Ada pencapaian ada keberhasilan. Ada pula pembelajaran bagi keberhasilan.

Guru yang terbaik berupa pengalaman perjalanan yang melelahkan. Kebaikan telah menunggu setelahnya. Syaratnya adalah pemahaman HIKMAH yang tumbuh dari nurani.

Berhentilah!

Mintalah petunjuk jalan kepada Sang Maha Mengetahui. Bimbingan-Nya memberikan energi utama dalam menggulirkan roda melonjong kepada lingkaran sempurna menuju rerumputan hijau sejuk dibawah rimbunan pohon-pohon yang meneduhkan.

Berhentilah!

Berbagi kepada sesama pejalan kehidupan yang tertinggal untuk meringankan bebannya. Tambahan energi atas izinNya menjadikanmu mulia dan bercahaya dengan berbaju kehangatan untuk menghadapi cuaca kedinginan.

Berhentilah!

Hormati para pendahulumu dalam menciptakan jalan yang kau lalui sekarang. Doa-doa mereka sebagai rambu keselamatan jiwa raga yang akan memudahkan pencarian arah tujuan.

Lanjutkanlah!

Perjalanan ini harus ditempuh. Semoga selamat sampai tujuan.

16 sept 2008
20:34

in english:

This rotating wheel without stopping the waiting rocks to a rounded. Cracked and scaly soft and cleaned. Towing life was hostile with the following remark breath waiting fresh water. Stop! Or force it and die! Is that a life?

Hard like a stone touching dots water that falls without destroy tired and hollow. There are no early end. There is no achievement of success. There are also learning for success.

Teachers are the best form of a tiring journey. Have been waiting for good afterwards. Courtney is a growing understanding HIKMAH of conscience.

Stop!

Ask for directions to the Knower. His guidance provided in the main energy to push wheel to around to perfect circle toward grass green cool under the trees that calm.

Stop!

To share the life of a fellow pedestrian who left to weight offset . Additional permits into the energy of the noble and shops with luminous warmth to the cold weather.

Stop!

Your beginer respect the way in which you create it now. Prayers as they mind the safety regulations that will facilitate the search destination.

Keep going!

It must be adopted. Hopefully survived until the goal.

16 Sept 2008
20:34

Baca Selengkapnya...

Ikuti takdirmu! Walaupun itu luar biasa

(tentang Takdir)

Sangkakala kehidupan yang dihembuskan dengan nafas suci telah tercipta makhluk luar biasa. Kilatan cahaya terlihat sangat berkharisma bersanding bara api yang berdiri dengan gagah perkasa. Ditengahnya gumpalan tanah yang beresensi ilmu pengetahuan yang sempurna telah dipilih dan diajarkan oleh Sang Maha Pencipta untuk menjadi pemimpin bagi mereka yang kemudian ditunjuk sebagai kalifah di bumi. Mereka berjanji dan dijanjikan keyakinan terhadap segala keadaan yang ada dan tiada, awal dan akhir, percaya kepada Tuhan mereka, makhluk ciptaan-Nya, pahala dan siksa mereka, kehancuran di akhir zaman, utusan Tuhan, petunjuk-petunjuk dalam tulisan dan ketentuan-ketentuan Tuhan mereka. Apakah mereka akhirnya menyanggupinya? Manakah yang terberat diantaranya?

Aku lebih mulia daripadanya!!
Aku tidak akan sujud dihadapannya!!

Tahukah kamu akhirnya yang terberat diantara janjimu? KETENTUAN-KETENTUANKU!!
Berencanalah!!
Tapi AKU lebih tahu RENCANAKU!

Jalan kehidupan telah direncanakan sesuai keteraturan yang diatur demi aturan-aturan yang menjadi tuntunan dalam menjalankan kepemimpinan dan merawat pinjaman kebahagiaan sebagai kemuliaan insan yang dilebihkan diantara lainnya.

Namun ketidaksadaran terhadap ketetapan CAHAYA meninggalkan kepasrahan yang salah arah dan penempatan. Jalan itu sudah dibuat, tetapi harus ditempuh. Tidak akan berubah kebahagiaan tanpa diusahakan. Kehidupan bukan otomatis hidup. Tanpa nyala asa dan semangat akan mati sebelum mati.

Rencana itu adalah kepastian! Jalanilah walaupun itu luar biasa! Hanya petunjuk dan peta yang akan membimbing keselamatan dalam bertujuan. Pada yang SATU. Serahkan dan jalankan. Kiri sebagai kehendakmu dan kanan sebagai kepasrahanmu harus berjalan beriringan. Jangan saling mendahului. Agar tercipta harmonisasi kehidupan dibawah naungan CAHAYA dan jalan terang-Nya.

Selamat mengikuti dan mensyukuri takdirmu..


16 sept 2008
20:07 pm

Baca Selengkapnya...

SIAPAKAH AKU?


Bara api membara panasnya terasa memberikan peluh. Terguyur oleh sejuknya embun pagi yang membawa kesegaran hawa penuh kenyamanan terhirup oksigen dalam indra penciuman manusia. Batu-batu keras menggulir menggemeletak diantara gemercik air di pancuran. Semua nampak mengenalkan warnanya yang akan dikenali manusia sebagai "itu". Lalu bagaimanakah manusia mengenal dirinya?

Keagungan Sang Pencipta yang Maha Sempurna telah membentuk esensi dan materi manusia dari bahan-bahan terpilih dan mengisinya dengan cinta dan kasih sayang. Wujud itu telah siap diwarnai dengan berjuta spektrum yang akan menjadikannya mulia dibanding lainnya. Tetapi apakah manusia menyadarinya dengan memberikan torehan suci dan noda yang pasti nanti akan dipertanggungjawabkannya?

Lembaran kanvas perjalanan hidup itu mulai dilukis dengan indah saat tangisan keras menggelegar membahana diiringi pujian malaikat dalam keadaan apapun. Dia suci bersih tanpa melihat jejak bayang yang menghantarnya ke permukaan dunia. Sampai akhirnya ia memilih untuk melukis dirinya dengan CITRA warna yang akan melekat kuat dalam setiap langkah kaki untuk menghadap Tuhannya kembali ke fitrah sebagai seorang hamba.

CITRA pilihan yang terpilih dan dipilih menjadikan menerima atau menolaknya melalui kesadaran CAHAYA untuk menjadi apa dan siapa.

Betapa manusiapun mampu dengan mudah membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik.
Betapa manusiapun mampu dengan mudah membedakan mana jalan yang lurus dan mana jalan yang terjal.
Betapa manusiapun mampu dengan mudah membedakan mana hati yang cantik dan hati yang tidak cantik.

Terlebih SANG PENCIPTA-nya!!!

Lalu apakah kita sudah merasa yakin dengan pencitraan mudah oleh sesama?
Tidakkah kita ingin dicitrakan yang membuat semuanya menjadi indah?

Namun kebesaran dan kasih sayangNya, menjadikan pencitraan ini salah satu RAHASIA terbesar-Nya diujung penantian seorang hamba. Dan apakah kita sudah menyiapkan diri untuk ujung penantian? Jawabnya ada dalam pencitraan diri kita masing-masing.

Selamat membangun citra diri...



Gambar Sumber dari : www.meddean.luc.edu

Baca Selengkapnya...

Jujur... Baik apa tidak?

Pertautan makna dan kenyataan menjadikan persangkalan antara kesopanan dan ketulusan. Itulah kehidupan. Itulah manusia. Itulah ketetapan. Selalu ada jalan untuk membenarkan kebenaran dan menyalahkan kesalahan. Keraguan dan keterbatasan menjadikan sikap yang mendua untuk mendustai nurani dan itu dimaklumi tetapi tidak direstui. Sesulit itukah kejujuran yang kita ungkapkan? Lalu kejujuran yang seperti apa?


Sebelumnya, saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan di ajangkita.com yang telah jujur untuk membantu memberikan jawaban yang saya tanyakan. Sungguh jawaban yang luar biasa. Sehingga saya mengambil kesimpulan atas makna nada yang dalunkan dengan perasaan gembira dan sadar untuk mengokohkan kebenaran yang terpatri dalam "aku" terhadap pencitraan diri masing-masing.

Perdebatan makna yang dengan jujur telah mengungkap bahwa apapun dan dalam keadaan apapun kejujuran akan membawa KEBAIKAN. Hanya kejujuran yang diungkap dengan SENI, membawanya menjadi sesuatu yang indah walaupun dalam keadaan tidak indah. Polosnya bocah yang mengungkap kejujuran tidak disertakan kesadaran pengertian terhadap indahnya perbedaan. Hanya sang akhil baliklah yang akan merasakan kebahagian indahnya perbedaan ketika mengungkap kejujuran dengan SENI. Seni kejujuran menunjukkan CARA PENYAMPAIAN yang diiringi dengan kematangan intelektualitas cipta, rasa dan karsa. Hanya manusia terpilih dan memilihlah yang akan mampu melakukannya.

Jadi masihkah ada suara sumbang yang bernyanyi lantang bahwa kejujuran itu masih TERGANTUNG? Pemakluman terhadap diri manusia yang banyak diliputi kesalahan dan kealpaan. Namun tidak ada salahnya mencoba untuk melakukan SENI KEJUJURAN.

best regard to:
alfaromeo, prima, yazree, etca, Benyamin Sueb, deqz, aya_muaya, cha_n, Hilmy, bunbun, sheelbee, dan Om Mario Teguh.

Baca Selengkapnya...

Sejarah penciptaan manusia dari berbagai unsur alam menjadikannya terlalu kompleks untuk hanya dimengerti dengan akal yang sangat terbatas. Kandungan materi dan esensi yang demikian kaya akan teknologi maha canggih yang dimilikiNya. Manusia hanya mampu melacak, bukan mencipta. Itupun oleh ijin kesadaran CAHAYA yang akan memberi terang garis-garis kehidupan yang tercipta. Surga dan Neraka adalah sesuatu yang diyakini oleh jiwa-jiwa yang yakin akan kebesaranNya. Itulah HIKMAH dari sebuah makna. Lalu siapakah yang menjadi diri kita?


Pertanyaan ini sebaiknya bukan pertanyaan yang dijawab dengan jawaban. Tetapi kesadaran CAHAYA akan menjadi penuntun jiwa-jiwa suci untuk memperoleh pengertian. Keluhuran budi pekerti para pendahulu akan menjadi cerminan kekayaan esensi diri. Doakanlah mereka yang telah bekerja membentuk dan memeliharanya.

Tidak ada kata "PUTUS" untuk sebuah jalinan kekerabatan yang luhur budi. Seorang ningrat atau habib sekalipun bukanlah mudah begitu saja menerima anugerah pilihan Yang Maha Kuasa. Hal inilah yang tidak disadari para pencela karena mereka tak mendapatkannya. Namun keagungan budi dan kesadaran CAHAYA dari yang "bukan pilihan" adalah pilihan dariNya untuk membentuk "pilihan" yang diharapkanNya menjadi "terpilih" di dunia dengan Rahmat dan PetunjukNya.

Sehingga..

Lengkaplah sudah gelar ningrat dan habib yang "hakiki" menjadi tujuan pemuliaan kesejahteraan dunia. Pemimpin bukan dididik. Pemimpin adalah penunjukan. Dan leluhur adalah cerminan jiwa yang akan mendampingi diri pada lentera hati karena doa-doanya terdahulu kepada keturunannya.

Jadi, pantaskah kita lupa untuk bangga dan mendoakan mereka kembali?

Baca Selengkapnya...

CINTA

Sejuta rasa yang tertumpah untuk menyatakan perasaan yang tak terduga dalam kesadaran imaji tertutup rapat ketakutan penolakan harapan yang tidak sesuai kenyataan. Sungguh berat rasa apakah ini yang membuat segalanya berjalan dengan sangat cepat. Detak jantung, urat-urat nadi yang menegang, nafas yang tersengal oleh desakan-desakan keinginan dan kebutuhan untuk mengenalnya lebih dekat. Apakah ia itu aku?


Hakiki kebenaran cinta terlalu kompleks menembus dimensi ruang waktu ketika bertautan dengan Dzat Maha Suci dan pemberi cinta sejati. Namun kekuatiran manusia lemah sudah disadariNya dan akhirnya akan dimaklumiNya.

Bercintalah dengan sesamamu yang dapat kamu nikmati dibawah jalanKu!
Ingatlah, dibawah jalanKu!

Ketakberdayaan manusia terhadap bisikan goda yang terlalu manis terdengar, tercium dan terlihat oleh rasa yang diagung-agungkan atas nama cinta menyimpangkan "jalan" yang sudah digariskan olehNya.

Nikmat dua, tiga, tarikan nafas menyengal meremehkan kaidah-kaidah suci yang seharusnya tanpa noda. Tetapi itulah keindahannya yang tak tergantikan kecuali oleh kesadaran cipta, rasa, karsa yang mampu melihat HIKMAH dengan mengagungkan NamaNya.

Cinta kepada sesama, orang tua, pemimpin-pemimpin yang adil untuk mereka, anak-anak kecil yang berteriak gembira, istri-istri wangi aroma surga, adalah tuntunan agar dapat mencapai kepuasan dan meraih keagungan cintaNya.

Cintailah dengan takut,
Takutlah dengan berani,
Beranilah dengan cinta!

Minta dan Hargailah petunjuk terhadap jalan yang digariskan agar tidak tersesat dalam kesesatan cita rasa semu yang dicipta oleh mata indah angkara yang sebenarnya diciptakan juga dengan cinta. Hanya keserakahan dan nafsu yang akan mengalahkan cinta menjadi mati dan kering.

Apakah Anda sudah merasakan kebenaran cinta?

Baca Selengkapnya...

Tidak Usah Meminta Kalau Tidak Bisa Memberi

Sebuah hukum alam yang sangat logis namun banyak manusia yang tidak mau mengindahkannya. Semua didasarkan kepada ke-AKU-an diri yang hakikinya hanya boleh dimilikNya. Betapa tidak, keinginan untuk "dianggap" menjadi fitrah yang tidak mungkin tidak terbantahkan oleh setiap makhluk cerdas dan bernafas bernama manusia. Namun bagaimanakah agar semua keinginan dan kebutuhan yang "satu" itu terpenuhi?


Kesadaran dan usaha untuk menciptakan keberagaman didalam bersosialisasi untuk dianggap "penting" sebagai sesuatu yang mempunyai "hal penting" untuk didengar, dilihat dan dirasa oleh sesama tentu terdapat cara yang telah diajarkan oleh alam dalam mendidik berkehidupan sesama ciptaanNya.

Namun kesadaran akan alam raya dan cita rasa cosmis untuk dapat menyatu dan bercengkrama dengan penguasa alam semesta sangatlah mudah bagi mereka yang sadar akan sebuah CAHAYA yang tak terhalang ruang dan waktu dalam dimensi apapun.

Memberikan sesuatu yang menjadikan alam bertasbih mesra dengan sang Pencipta akan menuahkan hasil mulia bagi sang penjaga dan kalifah bumi yang ditunjuk olehNya untuk mengendalikannya. Penunjukan ini disebabkan kemauan dan kemampuan yang dimilik sang kalifah yang berjanji dan dijanji akan memberikan kebaikan.

"Mintalah kepadaKu, niscaya pasti akan Kukabulkan doa'mu!"

Haruslah menyadarkan diri bahwa pemberian yang sangat layak dariNya pasti dikarenakan oleh pemberian kebahagian terhadap sesama walaupun hanya sedikit.

Dia tidak butuh diberi, Dia Maha Kaya akan apapun terhadap apa yang dapat dibayangkan maupun diluar jangkauan penglihatan mata batin dan mata optik ciptaanNya.

Jikalau ingin dihormati, berbuatlah hormat.
Jikalau ingin dicintai, berbuatlah cinta.
Jikalau ingin disayangi, berbuatlah sayang.
Jikalau ingin kekayaan, berbagilah.
Jika ingin meminta, memberilah..

Hal-hal itulah yang saya rasakan dalam proses mencapai taraf pengertian HIKMAH SEJATI.
Namun, belum sepenuhnya jiwa ini tenang dalam masa pencarian. Terus mencari sampai menemukan.


Marilah berbagi jika Anda pernah merasakannya..

Baca Selengkapnya...

Menang Tanpa Ngasorake

Menang Tanpa Merendahkan

Perhelatan dunia memacu adrenalin untuk berkompetisi menjadi yang penting dan dipentingkan. Adu strategi menjadi hal biasa dalam memenangkan pertempuran. Menjadi sebuah kepuasan tersendiri ketika musuh binasa tanpa daya. Tapi apakah itu hakiki kepuasan yang dimaksud oleh makna?

Sebuah pengalaman luar biasa dalam kepemimpinan untuk mengalahkan segala rasa ke-akuan dalam diri. Pertempuran terdahsyat ketika melawan komando dari suara hati untuk memenangkan nurani.

Dalam pertarungan pasti ada MENANG dan KALAH! itu hal wajar! Kata sebagian besar dari khalayak.

Itupun pernah terlintas dan menjadi dogma dalam hidup saya! Saya harus selalu jadi pemenang yang membumihanguskan musuh rata dengan tanah!!! Dan apakah Anda tahu akibat yang mesti saya tanggung?
SAYA KEHABISAN ENERGI!!

Tidak habis mengerti kenapa energi berlimpah dengan kemenangan di tangan habis tanpa sisa. Dan terpaksa mengatur kembali rencana-rencana strategis dari titik NOL. Sebuah penyiaan waktu.

Sampai seorang bijak berkata, "Ngluruk tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake". (Menyerbu tanpa pasukan, menang tanpa merendahkan). Sebuah konsep sederhana kaya makna. Namun, untuk melakukannya butuh energi yang luar biasa dengan mengalahkan ke-AKU-an diri kita.

Unsur akal, budi pekerti dan rasa bermain tidak terpisahkan. Hanya kematangan emosional jiwalah yang mampu mengerti maknanya. Dan proses itu bukanlah mudah dan instan. Mesti melewati tahapan yang kadang perlu untuk "SALAH". Sehingga, akan mudah untuk mencari yang "BENAR"

MENANG dan MENANG.

Mengkutak-atik ego diri dan menjadikan musuh tidak sadar bahwa ia telah dikalahkan "TELAK" dengan perasaan kemenangannya. Dan apakah Anda mengetahui apa yang terjadi setelahnya? Pengisian ENERGI dua bahkan tiga kali lipat dari energi yang saya keluarkan. Kontrol penuh tetap ditangan kita dengan penambahan pasukan dari musuh yang menjadi sekutu paling setia kepada komando nurani.

Berani mencoba?

Baca Selengkapnya...

The Mirror: be and want to be

Di sepanjang kisah perjalan pencarian jati diri yang selalu akan berubah sejalan pengalaman hidup yang saya alami. Makna sebuah kedewasaan bagi saya merupakan proses panjang yang tidak bisa sederhana didefinisikan adalah "itu". Kedewasaan yang bermetamorfosis terpatri dalam cerminan pemikiran dan tingkah laku sehari-hari. Dapat dikatakan sebagai sebuah kecerdasan gejolak jiwa yang kering haus akan pengertian dan makna.

flow like a water, saya adalah orang yang membiarkan kehidupan berjalan semestinya mengikuti aliran dan menyesuaikan dengan wadah dimana saya berpijak dan mengabdi untuk menjadi bagian "penting" dan "dipentingkan" dalam lingkaran mata rantai kehidupan. Sebagaimana air, sebagai salah satu sumber kehidupan, akan menjadi inspirasi bagi apapun/siapapun yang dilewatinya. Namun sebaliknya, energinya akan sangat dahsyat tatkala dia diterlantarkan dan dianggap remeh, hancurkan segala, binasakan harapan dan sapu bersih.


smart like a jews, kaum yahudi menjadi salah satu kaum yang dimuliakan dan ditinggikan derajatnya oleh Tuhan karena ilmu pengetahuannya. Menjadi pintar semua orang dapat mempelajarinya, tapi cerdas merupakan "anugerah". Kecerdasan membawanya dalam kemuliaan yang akan menjadikannya "pilihan" bagi sesamanya sebagai pembeda.

lovely like shakespeare, seperti karya-karya sastranya yang indah, menjadi seseorang yang menyenangkan membawa kedamaian dalam setiap pintu yang dimasuki. Alam yang asri akan menerima segala keindahan untuk membuatnya lebih sejuk dan teduh. Hamparan rumput hijau, dengan angin yang menghembus menggugurkan daun-daun yang gemerisik bertasbih menyebut nama Tuhan dalam harmoni kehidupan yang didambakan para ahli surga. Menjadi orang yang menyenangkan sesama dan alam menjadikan hidup dan kehidupan yang lebih panjang dan bermakna.

cruel like a demon, jahat se jahat-jahatnya iblis dalam mempelopori kerusakan dan kehancuran segala raya. Licik selicik-liciknya setan dalam menuntun dalam keamanan dan kedamaian panasnya permusuhan dan angkara. Sejahat merekalah kita seketika dan menyikap memusuhi ketidakadilan dan keserakahan. Sejahat merekalah kita seketika dan menyikap memusuhi kemunafikan dan angkara. Perjuangan dahsyat yang membawa pengorbanan tidak terkira kadang tak terjangkau oleh gemerlap tatanan indahnya dunia.

genius like hitler, holocaust dan penciptaan mesin perang yang luar biasa, mengubah jerman seketika menjadi negara super power dalam waktu belasan tahun. Tidak ada manusia manapun yang sanggup menandingi kejeniusan manusia berkumis jojon itu, dan juga kekejamannya tentunya. Abaikan itu, Hitler tetap masuk dalam jajaran record pemimpin yang paling berpengaruh di dunia.

and want to be a man like Muhammad, idealnya sebuah manusia. Salam dan Sholawat saya panjatkan kepadamu ya Rosul kekasih Allah. "Allohumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala 'ali Muhammad"

Baca Selengkapnya...

Aku bahagia memilikimu. Tanpa kau, duniaku sepi. Tanpa kau, aku takkan bisa hidup. Memilikimu anugrah terindah dariNya. Benarkah kita pernah memiliki? Dan pernahkah kita sadar kita benar-benar memiliki?


Pernahkah kita sadar memiliki dua buah tangan yang indah untuk dapat menuliskan suara hati yang menggebu untuk mencipta puisi yang kata kita sangat indah? Pernahkah kita sadar memiliki dua buah kaki yang manis untuk berjalan menuju inspirasi kesuksesan yang kata kita itu hasil jerih payah kita sendiri? Pernahkah kita sadar kita memiliki kepala yang dahsyat untuk menyampaikan pemikiran-pemikiran luar biasa yang kata kita akan membuat sesama terkagum-kagum?

Sayangnya, kita sadar memiliki tangan yang indah saat jari manis kita tergores pisau, kita sadar memiliki kaki saat tertusuk duri, kita sadar memiliki kepala saat terantuk pintu.. sadar memiliki setelah kehilangan..


hal diatas hanyalah contoh kecil.

sepanjang perjalanan hidup saya. berkali-kali saya kehilangan. sakit, perih, munafik, marah, balas dendam, tidak adil, kejam, mengeluh. PENGECILAN MAKNA HIDUP. Itulah yang saya rasakan. Terbutakan mata hati untuk mengetahui dan menerima hakekat makna yang disebut HIKMAH.

Ternyata, Saya memiliki banyak hal!

..karyawan saya yang manis, penurut, penyabar, selalu memperhatikan kebutuhan pekerjaan, kreatif, inisiatif dan dicintai banyak orang. Saya marah, kesal, puji, perintah, dan dia selalu menjalankan tugas dengan baik. Sampai suatu saat dia mengundurkan diri.., melakukan kesalahan yang membuat dia menyesal dan pergi.

tidak ada lagi, karyawan itu.. saya kehilangan, tapi saya sadar, telah memiliki dia sebelumnya...
..SADAR MEMILIKI SETELAH KEHILANGAN.. hanyalah contoh kecil.


Kini, saya akan berusaha & berdoa, untuk tidak kehilangan makna HIKMAH yang diberikanNya kepada kita..
Kini, saya akan berusaha & berdoa untuk memiliki apa yang saya miliki!

Cinta sebelum benci
Pintar sebelum bodoh
Sempat sebelum sempit
Amanah sebelum khianat
Sehat sebelum sakit
Kaya sebelum miskin
Memberi sebelum menerima
Kuat sebelum lemah
dan...
Memiliki sebelum kehilangan

Lalu bagaimana kita memperlakukan HIDUP yang dipinjamkanNya, untuk kita merasakan sedikit memiliki? Sudahkah kita berlakukan dia dengan semestinya?

..HENDAKNYA KITA SADAR UNTUK MEMILIKI KEHILANGAN...

Baca Selengkapnya...